A.SENI
Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu
merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam
intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Seni sangat sulit untuk
dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu artis
memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya,
masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari memilih
medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu
set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan
ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan,
sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu.
Sekalipun demikian, banyak seniman mendapat pengaruh dari orang lain
masa lalu, dan juga beberapa garis pedoman sudah muncul untuk mengungkap
gagasan tertentu lewat simbolisme dan bentuk (seperti bakung yang
bermaksud kematian dan mawar merah yang bermaksud cinta).
B.APRESIASI SENI
Kata “apresiasi” berarti penghargaan (penilaian) terhadap sesuatu,
apresiasi karya kerajinan tangan dan kesenian dapat diartikan sebagai
suatu kemampuan untuk memahami, mengerti, menikmati keindahan suatu
karya seni dan dapat memberikan penilaian secara mendalam terhadap karya
seni yang diamati.
Tujuan untuk mengembangkan kreasi, rasa estetis dan penyempurnaan hidup.
Apresiasi kerajinan tangan dan kesenian perlu diadakan dengan tujuan
untuk meningkatkan kualitas karya seni dan penyelenggaraan pergelaran
dan pameran. Dalam mengapresiasi karya perlu kriteria-kriteria karya
seni yang berbobot, sehingga hasil karya seni yang keluar mempunyai
kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.
Agar dapat menilai, menghargai suatu karya maka pengamat haruslah memahami beberapa masalah di antaranya :
a. Jenis karyanya
b. Jenis media yang digunakan
c. Karya seni tersebut beraliran (paham atau panduan)
d. Karya seni diciptakan dengan tujuan
Selain itu ada beberapa nilai yang harus diperhatikan yaitu
a. Nilai penginderaan (apresiasi empatik)
b. Nilai perasaan (apresiasi estetis)
c. Nilai pengamatan (apresiasi kritis)
Ketiga hal di atas memiliki penilaian dari sudut pandang yang berlainan
dan memiliki tingkatan yang berbeda dalam memberi penilaian.
Beberapa kriteria yang dapat digunakan sebagai bahan apresiasi dalam seni lukis adalah sebagai berikut :
a. tema
b. bahan
c. komposisi
d. kemiripan
e. penyelesaian