Corat-coret Graffiti Marak, Satpol PP Tutup Mata
Tudingan ini setidaknya nampak ketika ada enam pemuda yang tengah mencoreti tembok sebuah pabrik yang berada di sebelah Selatan Sungai Jenggolo, Minggu (17/7) sekitar pukul 13.00 WIB. Tembok itu dicoreti gambar graffiti oleh empat pemuda dengan cat semprot. Sedangkan dua pemuda lainnya menyaksikan di atas pipa PDAM yang melintas sungai. Ulah enam pemuda itu dilakukan sejak sekitar pukul 11.00 WIB. Meski sudah berjam-jam berulah, aksi para pemuda tersebut ternyata cukup leluasa. Padahal, lokasi tempat mereka ‘berkreasi’ hanya beberapa meter dari Pos Polisi Jenggala. Ironisnya lagi, ketika ulah itu dilaporkan ke pihak Satpol PP Sidoarjo, aparat ternyata tak beranjak melakukan penanganan. ”Siapa yang dilapori?” kata seorang petugas
Satpol PP bertubuh tambun yang mengenakan kemeja batik balik bertanya,
Minggu (17/7).
Tentu saja, sikap aparat Satpol PP tersebut sangat disayangkan. Sikap
itu kian menunjukkan bahwa mereka tak peduli dengan wajah Sidoarjo yang kini rusak oleh tulisan jorok dan gambar graffiti yang nyaris tersebar di penjuru kota. Bahkan, Kabag Ops Satpol PP Sidoarjo Widiantoro Basuki SH juga tak bereaksi tatkala dilapori lewat pesan singkat (SMS) ke ponselnya.
Salah satu pemuda, sebut saja Angga, mengatakan aksi corat-coret tembok itu sudah dilakukannya sejak enam tahun silam, atau saat dirinya masih duduk di kelas dua SMP. Entah sudah berapa gambar yang dibuat pemuda asal Kelurahan Lemah Putro gang II, Sidoarjo tersebut. “Pokoknya kalau lihat tembok kosong tangan saya gatal pingin
mencoreti,” ujarnya.
Selama itu, Angga mengaku aksinya aman-aman saja. Hingga saat ini,
dirinya tak pernah bermasalah dengan aparat hukum lantaran hobinya tersebut. Ia mengaku pernah sekali diancam bakal ditangkap oleh polisi lantaran membuat graffiti pada malam hari. “Saya saat itu langsung kabur. Makanya kita sekarang kalau nggambar siang hari. Kalau siang lebih aman, karena kita dianggap sudah punya izin oleh yang punya tembok,” paparnya. ded
lihat disini
Bagaimana komentar anda tentang artikel di atas??
BalasHapusMenurut saya :
Kata siapa graffiti itu tidak jelas?
sekarang coba deh kita pikir sama2.
dari pada tembok d corat coret tulisan jorok, kan mending di graffiti..
lebih enak dan nyaman di pandang mata...
lihat saja KOTA YOGYAKARTA..
Terkenal sebagai kota seni,, dangan graffiti yang di legalkan,..
catatan :graffiti bukanlah kegiatan KRIMINAL melainkan kegiatan yang positif..
karena bermaksud untuk memperindah KOTA SIDOARJO tercinta...
SETUJU KAN?